
Hari ke 1 :
Kupu-kupu masuk kamarku.
Kupu-kupu lucu, warnanya kuning.
Kupu-kupu hinggap dilukisanku.
Tidak bergerak, sama sekali.
Kupu-kupu kenapa ?
Kupu-kupu sakit ?
Jawab dong ..
Ah, kupu-kupu diam saja, kupu-kupu tak peduli.
Hari ke 2 :
Kupu-kupu masih saja diam, masih disitu.
Kupu-kupu tidak makan, juga tidak minum.
Kupu-kupu, bangun, jangan diam saja.
Kupu-kupu, aku mau salaman sama kamu,
Aku mau kenal sama kamu,
tapi, aku takut kamu pergi kalau sayapmu kusentuh.
Kupu-kupu, aku pergi dulu, aku ada janji sama temenku.
Jaga kamarku ya, jaga juga Ibu, dan Adik-adikku.
Hari ke 3 :
Kupu-kupu, aku heran liat kamu.
Sampai hari ini, kamu masih diam disitu.
Pertanyaan-pertanyaanku pun tak kunjung dijawab.
Liat tuh si Kupu-kupu hitam-putih,
Dia aktif, terbang kesana-kemari,
Kamu ? cuma bisa diam.
Kupu-kupu kenapa ? Kupu-kupu marah sama aku ?
Kalau marah, bilang dong, marahnya kenapa ?
Aduh, Kupu-kupu ..
Maaf ya, mungkin kamu marah karena kamarku bau kotoran anjing,
Atau mungkin kamu terlalu banyak menghisap asap rokok disini,
Atau, kamu susah tidur karena aku selalu mendengarkan lagu dengan volume yang tinggi ?
Maaf ya, Kupu-kupu.
-
Kupu-kupu, aku mau cerita.
Ibuku sakit keras, kamu pasti mengerti seperti apa perasaanku sekarang.
Iya, aku anak nakal, jarang pulang, suka ngelawan.
Tapi kupu-kupu, aku sayang sama Ibu.
Aku capek harus pulang-pergi Bandung-Jakarta setiap minggu.
Nah, aku mau minta tolong sama kamu, Kupu-kupu.
Jadilah Kupu-kupu yang baik, buat Ibuku tenang dan jangan nyusahin Ibu dirumah, tolong ya ?
Kalau kamu berhasil ambil hati ibu, kuangkat kamu jadi Kakakku, Kakak Kupu-kupu.
Dan aku janji, nanti kukasih Bunga yang enak buat makan siangmu.
Terima kasih ya, kamu masih mau disini nemenin aku, sampai hari ini.
-
cheesy HAHAHAHAHA